Pernah liat film animasi yg tayang di Global tv itu? Jagoannya, Uweki, punya kemampuan mengubah sampah mjd pohon. Kebayang ga kalau tokoh itu nyata? Berapa juta pohon bisa tiba2 tumbuh dari berkubik2 sampah yg kita hasilkan tiap detik di keseharian? Pastilah ga bakal kepanasan kita saat di jalanan. Atau setidaknya hidung ga terlalu pengar saat beralih fungsi jd vacum cleaner di sepanjang jalan.
Tiba2 saja aku ingat kartun Jepang itu ketika tanpa sengaja membaca rubrik Surat Pembaca siang ini, di secarik koran bekas pembungkus gorengan. Suara Merdeka, edisi Minggu 6 April 2008. Surat yg ditulis Afnan Tio dg judul "Penghijauan Lewat Barter Kertas Afkir" itu, menawarkan bibit pohon utk dibarter dg bandrol bungkus rokok.
Hm... menarik juga kan? Itung2 buat menyukseskan program SGW, terutama bagi para hard smokers. Daripada cuma nyumbang asep rokok, mending nyumbang pohon juga kan buat mengurangi polusi? Atau akan lebih cakep kalau rela hati mau stop smoking. STOP SMOKING to eliminate globlal warming! (Upz! Ada yg melotot tu di sebelah..heheh...)
Ada yg berminatkah? Ne sedikit contekan dari sebagian isi surat itu:
Tio bersedia menampung tiap 20 bandrol rokok atau cukai tembakau yg masih utuh, utk ditukar dg bibit pohon randu(20), atau ketepeng bunga kuning(20), atau kelor(20), atau jati(12). Sedang buat yg suka majalah berbahasa Belanda, Tio bersedia memberi alamat penerbitan di Belanda yg siap mengirimkan majalahnya, gratis!
Terlepas dari konsistensinya, tak ada salahnya buat mencoba. Kalaupun ada kesulitan utk menanam bibit2 pohon itu, aku yakin banyak teman, baik perorangan atau LSM, yg bersedia menanamkannya buat kita.
So, you wanna try? Coba kontak alamat ini:
< AFNAN TIO
GEDONGMULYO RT 3/RW 1, LASEM
Minggu, 27 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar